Minggu, 28 September 2025

المحادثة بين يفا و عفيقة

 يَفَا        : السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

عَفِيْقَةٌ     : وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

يَفَا        : أَهْلاً وَسَهْلاً

عَفِيْقَةٌ     : أَهْلاً بِكَ

يَفَا        : مَا اسْمُكِ؟

عَفِيْقَةٌ     : اِسمِيْ عَفِيْقَةٌ، وَمَا اسْمُكَ؟

يَفَا        : اِسمِيْ يَفَا

عَفِيْقَةٌ     : كَيْفَ حَالُكَ؟

يَفَا        : أَنَا بِخَيْرٍ وَاْلحَمْدُ للهِ، وَمَا أَنْتِ؟

عَفِيْقَةٌ     : أَنَا بِخَيْرٍ وَاْلحَمْدُ للهِ

يَفَا        : مِنْ أَيْنَ أَنْتِ؟

عَفِيْقَةٌ     : أَنَا مِنْ مَكَّة، وَمَا أَنْتَ؟

يَفَا        : أَنَا مِنْ مَدِيْنَة، مَا مِهْنَةُ أَبِيْكِ؟

عَفِيْقَةٌ     : مِهْنَةُ أَبِيْ مُدَرِّسٌ، وَمَا مِهْنَةُ أَبِيْكَ؟

يَفَا        : مِهْنَةُ أَبِيْ شُرْطِيٌّ، وَمَا مِهْنَةُ أُمِّيْكِ؟

عَفِيْقَةٌ     : مِهْنَةُ أُمِّيْ مُدَرِّسَةٌ، وَمَا مِهْنَةُ أُمِّيْكَ؟

يَفَا        : مِهْنَةُ أُمِّيْ شُرْطِيَّةٌ، مَعَ السَّلاَمَةِ

عَفِيْقَةٌ     : إِلَى اللِّقَاءِ

يَفَا        : السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

عَفِيْقَةٌ     : وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

 

Second Conversation

Kiya                 : Assalamu'alaikum wr.wb

Shakeena          : Wa'alaikumussalam wr.wb

Kiya                  : Hello, What is your name?

Shakeena          : Hi, My name is Shakeena. What is your name?

Kiya                  : My name is Kiya

Shakeena           : How are you today?

Kiya                   : I am fine, thank you. And you?

Shakeena           : I am fine too

Kiya                   : What is your hobby?

Shakeena           : My hobby is Playing Game, and you?

Kiya                   : My hobby is Drawing, Where are you from?

Shakeena            : I am from Karangjambe. And you?

Kiya                    : I am from Krangean. What is your father’s job?

Shakeena            : My father’s job is a teacher. What is your father’s job?

Kiya                    : My father’s job is a policeman. What is your mother’s job?

Shakeena            : My mother’s job is a teacher. What is your mother’s job?

Kiya                    : My mother’s job is a Doctor.

Shakeena            : Nice to meet you

Kiya                    : Nice to meet you too

Shakeena            : Assalamu'alaikum wr.wb   

Kiya                    : Wassalamu’alaikum wr.wb  

 


The First Conversation

Ahmad                 : Assalamu'alaikum wr.wb

Muhammad          : Wa'alaikumussalam wr.wb

Ahmad                  : Hello, What is your name?

Muhammad          : Hi, My name is Muhammad. What is your name?

Ahmad                  : My name is Ahmad

Muhammad           : How are you today?

Ahmad                   : I am fine, thank you. And you?

Muhammad           : I am fine too

Ahmad                   : What is your hobby?

Muhammad           : My hobby is Reading books, and you?

Ahmad                   : My hobby is Playing Football, Where are you from?

Muhammad            : I am from Makkah. And you?

Ahmad                    : I am from Madinah. What is your father’s job?

Muhammad            : My father’s job is a teacher. What is your father’s job?

Ahmad                    : My father’s job is a policeman. What is your mother’s job?

Muhammad            : My mother’s job is a teacher. What is your mother’s job?

Ahmad                    : My mother’s job is a Doctor.

Muhammad            : Nice to meet you

Ahmad                    : Nice to meet you too

Muhammad            : Assalamu'alaikum wr.wb   

Ahmad                    : Wassalamu’alaikum wr.wb  

 


Sabtu, 27 September 2025

Lomba Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) 2025 Tingkat Kecamatan Padamara

 Lomba Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) 2025 Tingkat Kecamatan Padamara

Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) 2025 tingkat Kecamatan Padamara berlangsung meriah pada Rabu, 13 September 2025, di SD Negeri 1 Padamara. Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB ini diikuti dengan penuh antusias oleh 21 sekolah, terdiri dari 20 sekolah negeri dan 1 sekolah swasta.

Acara ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa ibu, khususnya bahasa Jawa, sekaligus ajang untuk melestarikan budaya daerah. Suasana semarak terasa sejak pagi hari, ketika para peserta dan guru pendamping hadir dengan semangat untuk menampilkan kemampuan terbaik mereka.

Partisipasi SD Islam Madani

Sebagai sekolah yang selalu mendukung pengembangan potensi siswa di berbagai bidang, Sekolah Islam Madani turut berpartisipasi dengan mengirimkan enam siswa terbaiknya. Mereka mewakili sekolah dalam cabang lomba yang berbeda, dengan rincian sebagai berikut:

1. Lomba Menulis dan Membaca Aksara Jawa - Muhammad Al Radya Alka Kamboro

2. Lomba Nembang Macapat - Halwa Zafira

3. Lomba Komedi Tunggal (Stand Up Comedy Jawa) - Febrian Azka Al Ghifari

4. Lomba Cerkak (Cerita Pendek Jawa) - Aisyah Syafiqah Yakup

5. Lomba Dongeng Bahasa Jawa - Shaqila Mesyha Afsheen

6. Lomba Membaca Geguritan - Amira Zakiya Hibatillah


Keenam siswa tampil dengan percaya diri, menunjukkan hasil latihan yang telah mereka persiapkan dengan sungguh-sungguh bersama guru pembimbing. Semangat yang ditunjukkan tidak hanya menjadi kebanggaan bagi sekolah, tetapi juga memberikan inspirasi bagi teman-teman sebayanya.

Hasil Lomba dan Apresiasi

Alhamdulillah, salah satu peserta, Muhammad Al Radya Alka Kamboro, berhasil meraih Juara Harapan 3 dalam cabang Menulis dan Membaca Aksara Jawa. Prestasi ini menjadi bukti bahwa usaha keras, doa, serta dukungan dari keluarga dan guru dapat membuahkan hasil.

Meskipun peserta lain belum berhasil meraih juara, pengalaman yang diperoleh dari ajang ini sangatlah berharga. Mereka mendapatkan kesempatan untuk mengasah kemampuan berbahasa Jawa, melatih keberanian tampil di depan umum, serta belajar tentang arti sportivitas dalam sebuah kompetisi.

Khusus untuk Aisyah Syafiqah Yakup yang berpartisipasi dalam lomba cerkak, sebagai pembimbingnya, penulis memberikan pesan agar terus berlatih menulis, memperkaya kosakata bahasa Jawa, dan semakin percaya diri mengekspresikan ide-ide kreatif di masa mendatang.

Harapan dan Motivasi

Kepala SD Islam Madani menyampaikan rasa bangga sekaligus terima kasih kepada para peserta. Menurut beliau, mengikuti lomba seperti FTBI bukan sekadar soal menang atau kalah, melainkan proses belajar yang menanamkan nilai disiplin, kerja keras, dan kecintaan terhadap budaya daerah.

Kami sangat bangga dengan perjuangan anak-anak. Semoga pengalaman ini bisa menambah motivasi mereka untuk terus mengembangkan diri. Tidak hanya sekadar mengejar piala, tetapi juga menanamkan kebiasaan untuk menggunakan bahasa Jawa yang santun, terutama kepada orang tua dan orang yang lebih tua,” ujar beliau.

Guru pendamping juga menambahkan bahwa partisipasi siswa dalam ajang ini akan menjadi bekal berharga di masa depan. Semakin sering mereka berlatih dan tampil, semakin terasah pula kemampuan berbahasa serta kreativitas yang dimiliki.

Penutup

Festival Tunas Bahasa Ibu 2025 memberikan warna tersendiri bagi seluruh peserta. Melalui ajang ini, generasi muda diajak untuk lebih mencintai bahasa Jawa dan budaya daerah sekaligus melatih keterampilan berbicara, menulis, dan berkreasi.

Kontingen SD Islam Madani telah menunjukkan usaha terbaik mereka di panggung prestasi. Semoga kerja keras ini menjadi langkah awal menuju capaian yang lebih gemilang dikesempatan berikutnya. Mari kita dukung terus perjuangan mereka, agar lahir generasi yang berilmu, berkarakter, serta mampu menjaga budaya luhur bangsa.

Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.






Apel Pagi seluruh Guru-Karyawan dan Seluruh Siswa-siswi Sekolah Islam Madani

 


Apel Pagi Sekolah Islam Madani


السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


Yang kami hormati Ibu Kepala Sekolah Islam Madani

Yang kami hormati Guru-Karyawan Sekolah Islam Madani

Yang kami banggakan siswa-siswi Sekolah Islam Madani


Alhamdulillāhi rabbil ‘ālamīn, segala puji hanya milik Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā yang telah melimpahkan kepada kita nikmat iman, Islam, kesehatan, serta kesempatan sehingga pada pagi hari ini kita dapat berkumpul dalam kegiatan apel pagi dengan penuh semangat. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad Ṣallallāhu ‘alaihi wasallam, keluarga, sahabat, serta para pengikut beliau hingga akhir zaman.

Apel pagi ini merupakan salah satu sarana untuk menumbuhkan kedisiplinan, kebersamaan, dan rasa syukur kita kepada Allah Ta‘ālā. Dalam kesempatan ini, pembina apel menyampaikan pesan penting yang sangat relevan dengan kehidupan kita, yaitu mengenai tiga amalan yang pahalanya tidak akan pernah terputus meskipun seorang hamba telah meninggal dunia.

1. Sedekah Jariyah

Sedekah jariyah adalah amal kebaikan yang manfaatnya terus dirasakan oleh seseorang, meskipun yang bersangkutan telah tiada. Misalnya membangun masjid, menyumbangkan mushaf Al-Qur’an, menyediakan sarana pendidikan, atau membantu fakir miskin dengan cara yang manfaatnya berkelanjutan.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh. HR. Muslim no. 1631

Hadis ini menjadi dalil utama tentang pentingnya sedekah jariyah. Maka dari itu, marilah kita biasakan sejak dini untuk berbagi, walaupun sedikit, karena setiap kebaikan yang kita tanam akan menjadi investasi akhirat.

2. Ilmu yang Bermanfaat

Ilmu adalah cahaya yang akan menerangi kehidupan. Ilmu yang diajarkan kepada orang lain lalu diamalkan, akan menjadi amal yang pahalanya terus mengalir meskipun sang guru atau pemberi ilmu sudah tiada.

Dari Abu Umamah al-Baahili radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ اللَّهَ وَمَلاَئِكَتَهُ وَأَهْلَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضِ، حَتَّى النَّمْلَةَ فِى جُحْرِهَا وَحَتَّى الْحُوتَ، لَيُصَلُّونَ عَلَى مُعَلِّمِ النَّاسِ الْخَيْرَ 

Sesungguhnya Allah dan para Malaikat, serta semua makhluk di langit dan di bumi, sampai semut dalam lubangnya dan ikan (di lautan), benar-benar bershalawat/mendoakan kebaikan bagi orang yang mengajarkan kebaikan (ilmu agama) kepada manusia. HR. Tirmidzi, No. 2685

Artinya, guru yang mengajarkan ilmu, maupun murid yang berbagi pengetahuan, akan mendapatkan pahala yang tidak terputus. Oleh karena itu, sebagai pelajar kita harus semangat menuntut ilmu, kemudian mengamalkannya, serta menyebarkannya kepada orang lain.

3. Doa Anak Shalih

Anak shalih adalah harta paling berharga bagi orang tua. Doa yang tulus dari seorang anak yang berbakti akan sampai kepada orang tuanya, bahkan setelah mereka wafat. Oleh sebab itu, marilah kita untuk memanfaatkannya minimal dengan mendoakan keduanya setelah shalat fardhu.

Allah Ta‘ālā berfirman dalam Al-Qur’an:

وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَاتَّبَعَتْهُمْ ذُرِّيَّتُهُمْ بِاِيْمَانٍ اَلْحَقْنَا بِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَمَآ اَلَتْنٰهُمْ مِّنْ عَمَلِهِمْ مِّنْ شَيْءٍۚ كُلُّ امْرِئٍ ۢ بِمَا كَسَبَ رَهِيْنٌ

Dan orang-orang yang beriman, beserta keturunan mereka yang mengikuti mereka dalam keimanan, Kami hubungkan keturunan mereka dengan mereka (di Surga), dan Kami tidak mengurangi sedikitpun dari amal mereka. QS. At-Thur: 21

Ayat ini menunjukkan betapa pentingnya peran anak dalam menyelamatkan dan membahagiakan orang tuanya, baik di dunia maupun di akhirat. Oleh karena itu, mari kita menjadi anak-anak yang shalih dan shalihah, yang tidak hanya taat kepada orang tua di dunia, tetapi juga senantiasa mendoakan mereka dengan doa yang terbaik.

Penutup 

Hadirin yang dirahmati Allah, tiga amalan tersebut sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan doa anak shalih merupakan bekal yang tidak ternilai untuk kehidupan akhirat. Sebagai siswa-siswi Sekolah Islam Madani, marilah kita mulai membiasakan diri dengan tiga amalan mulia ini.

  1. Biasakan berbagi, meskipun sederhana, karena setiap sedekah akan menjadi jariyah.
  2. Tekunlah menuntut ilmu, karena ilmu yang bermanfaat akan terus mengalir pahalanya.
  3. Jadilah anak yang taat, patuh, dan berbakti kepada orang tua, serta senantiasa mendoakan mereka.

Semoga Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā memberikan kita kekuatan untuk istiqamah dalam menjalankan tiga amalan ini, dan semoga kita semua menjadi generasi yang berilmu, beramal, dan berakhlak mulia.

Doa

Mari kita tutup amanat apel pagi ini dengan doa bersama:

رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا وَارْزُقْنِيْ فَهْمًا وَاجْعَلْنِيْ مِنَ الصَّالِحِيْنَ

(Ya Allah, tambahkanlah kepadaku ilmu, berilah aku pemahaman, dan jadikanlah aku termasuk golongan orang-orang yang shalih).

Akhirnya, marilah kita lanjutkan kegiatan hari ini dengan semangat belajar, niat ikhlas, dan penuh tanggung jawab. Semoga Allah selalu meridhai setiap langkah kita.


وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


Kamis, 25 September 2025

اللقاء الأول في مادة المحادثة في المدرسة الإبتدائية الإسلامية مداني فوربالنجا

أَحْمَدُ : السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

مُحَمَّدٌ : وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

أَحْمَدُ : أَهْلاً وَسَهْلاً

مُحَمَّدٌ : أَهْلاً بِكَ

أَحْمَدُ : مَا اسْمُكَ؟

مُحَمَّدٌ : اِسمِيْ مُحَمَّدٌ، وَمَا اسْمُكَ؟

أَحْمَدُ : اِسمِيْ أَحْمَدُ

مُحَمَّدٌ : كَيْفَ حَالُكَ؟

أَحْمَدُ : أَنَا بِخَيْرٍ وَاْلحَمْدُ للهِ، وَمَا أَنْتَ؟

مُحَمَّدٌ : أَنَا بِخَيْرٍ وَاْلحَمْدُ للهِ

أَحْمَدُ : مِنْ أَيْنَ أَنْتَ؟

مُحَمَّدٌ : أَنَا مِنْ مَكَّة، وَمَا أَنْتَ؟

أَحْمَدُ : أَنَا مِنْ مَدِيْنَة، مَا مِهْنَةُ أَبِيْكَ؟

مُحَمَّدٌ : مِهْنَةُ أَبِيْ مُدَرِّسٌ، وَمَا مِهْنَةُ أَبِيْكَ؟

أَحْمَدُ : مِهْنَةُ أَبِيْ شُرْطِيٌّ، مَا مِهْنَةُ أُمِّيْكَ؟

مُحَمَّدٌ : مِهْنَةُ أُمِّيْ مُدَرِّسَةٌ، وَمَا مِهْنَةُ أُمِّيْكَ؟

أَحْمَدُ : مِهْنَةُ أُمِّيْ شُرْطِيَّةٌ، مَعَ السَّلاَمَةِ

مُحَمَّدٌ : إِلَى اللِّقَاءِ

أَحْمَدُ : السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

مُحَمَّدٌ : وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

 

Ahmad          : Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Muhammad  : Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh
Ahmad          : Selamat datang
Muhammad  : Selamat datang juga
Ahmad          : Siapa namamu?
Muhammad  : Namaku Muhammad, siapa namamu?
Ahmad          : Namaku Ahmad
Muhammad  : Bagaimana kabarmu?
Ahmad          : Aku baik-baik saja, alhamdulillah. Bagaimana denganmu?
Muhammad  : Aku juga baik-baik saja, alhamdulillah
Ahmad          : Dari mana asalmu?
Muhammad  : Aku dari Makkah, kalau kamu?
Ahmad          : Aku dari Madinah. Apa pekerjaan ayahmu?
Muhammad  : Pekerjaan ayahku guru. Apa pekerjaan ayahmu?
Ahmad          : Pekerjaan ayahku polisi. Apa pekerjaan ibumu?
Muhammad  : Pekerjaan ibuku guru. Apa pekerjaan ibumu?
Ahmad          : Pekerjaan ibuku polisi wanita. Selamat tinggal
Muhammad  : Sampai jumpa
Ahmad          : Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Muhammad  : Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh


Berita Pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (Anbk) Di SD Negeri 2 Purbayasa

Pendahuluan
Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) merupakan program evaluasi yang dilaksanakan secara Nasional oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Tujuannya untuk memetakan mutu pendidikan secara menyeluruh, tidak hanya dari capaian akademik, tetapi juga dari karakter, kebiasaan belajar, serta lingkungan sekolah. Pada tahun 2025, SD Negeri 2 Purbayasa ikut menyukseskan program ini dengan jumlah 20 peserta didik kelas 5 sebagai responden utama. Kegiatan berlangsung selama dua hari, yakni Rabu, 24 September 2025 hingga Kamis, 25 September 2025, mulai pukul 07.30 – 12.30 WIB dengan dibagi menjadi 2 sesi, dengan durasi masing-masing sesi 120 menit. 

Materi Asesmen
 ANBK tidak sama dengan ujian pada umumnya, karena materi yang diujikan meliputi beberapa aspek berikut: 

1. Literasi 
Mengukur kemampuan siswa dalam memahami, menafsirkan, dan menggunakan teks bacaan untuk memecahkan masalah sehari-hari. Soal yang diberikan tidak sekadar menanyakan isi bacaan, tetapi juga melatih siswa berpikir kritis.

2. Numerasi
Bukan hanya berhitung, tetapi kemampuan bernalar menggunakan angka, grafik, tabel, maupun pola dalam kehidupan nyata. Dengan asesmen numerasi, siswa dilatih untuk menghubungkan konsep matematika dengan situasi sehari-hari. 

3. Survei Karakter 
Berisi pertanyaan yang menggali sikap, nilai, dan kebiasaan baik peserta didik. Aspek yang diukur antara lain kejujuran, tanggung jawab, kerja sama, empati, serta sikap toleransi. 

4. Survei Lingkungan Belajar
Dilakukan untuk mengetahui kondisi lingkungan sekolah, termasuk iklim kelas, dukungan guru, fasilitas belajar, serta rasa aman yang dirasakan siswa saat bersekolah. Dengan empat komponen ini, hasil ANBK diharapkan dapat memberikan gambaran utuh mengenai kualitas pembelajaran dan suasana sekolah, bukan hanya nilai akademis. 

Persiapan Kegiatan
Persiapan dilakukan dengan melibatkan semua pihak. Proktor ANBK, Ibu Dyah Rosanti, S.Pd, memastikan kesiapan perangkat komputer, jaringan internet, serta keamanan sistem. Sementara itu, guru kelas 5, Ibu Tri Harkati BRS, S.Pd.SD, terus memberikan motivasi dan pembekalan kepada siswa agar terbiasa menggunakan Laptop/Chromebook serta memahami tata tertib asesmen.

Selain itu, dilakukan simulasi ANBK beberapa waktu sebelumnya. Dengan simulasi ini, siswa diperkenalkan pada jenis soal literasi dan numerasi, serta diajak memahami pentingnya mengisi survei dengan jujur. Dukungan orang tua juga sangat besar, terutama dalam mengingatkan anak-anak untuk menjaga kesehatan dan hadir tepat waktu. 

Pelaksanaan Hari Pertama
Hari pertama, Rabu, 24 September 2025, diisi dengan asesmen literasi membaca dan Survey Karakter. Siswa memasuki ruang asesmen dengan tertib setelah doa bersama yang dipimpin oleh Bapak Abdurohis Bagus Prakarsa, S.Ag selaku Pengawas ANBK. Meski tampak sedikit gugup, peserta didik tetap bersemangat. Mereka berusaha memahami soal dengan baik dan menjawab sesuai kemampuan masing-masing. 

Guru kelas 6, Ibu Intan Nurmawati, S.Pd, terkadang ikut mendampingi di dalam ruangan, memastikan suasana tetap kondusif. Secara umum, pelaksanaan hari pertama berjalan lancar tanpa kendala berarti. 

Pelaksanaan Hari Kedua 
Hari kedua, Kamis, 25 September 2025, siswa mengerjakan Numerasi dan survey lingkungan belajar. Pada sesi ini, anak-anak diminta menjawab dengan jujur sesuai pengalaman mereka di sekolah. Guru memberi arahan bahwa tidak ada jawaban benar atau salah, karena survei bertujuan untuk mengetahui gambaran nyata kehidupan belajar di SD Negeri 2 Purbayasa. 

Para siswa tampak antusias dan serius dalam menjawab setiap pertanyaan. Hal ini menunjukkan kesadaran bahwa suara mereka juga penting untuk kemajuan sekolah. 

Peran Guru dan Staf
Keberhasilan ANBK tidak terlepas dari kerja sama semua pihak. Kepala Sekolah, Ibu Titi Asri Utami, S.Pd, berperan sebagai pengarah utama. Guru kelas 5 mendampingi siswa, guru PAI memberikan penguatan spiritual, guru kelas 6 ikut membantu kelancaran, proktor memastikan teknis berjalan lancar, dan penjaga sekolah Bapak Rokhmat Priyanto menyiapkan ruangan serta menjaga keamanan lingkungan, dll. 

Penutup
Dengan semangat kebersamaan, ANBK di SD Negeri 2 Purbayasa tahun 2025 berhasil terlaksana dengan baik. Harapannya, hasil asesmen ini dapat menjadi bahan evaluasi dan perbaikan mutu pendidikan di sekolah. Untuk seluruh siswa kelas 5 yang telah berjuang, semoga usaha yang dilakukan membuahkan hasil terbaik. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamiin. 

Reporter: Abdurohis Bagus Prakarsa, S.Ag selaku Pengawas ANBK

Program Makan Bergizi Gratis Kobarkan Semangat Belajar Siswa Purbalingga

Purbalingga, 13 Oktober 2025 - Pagi yang cerah di Sekolah Islam Madani Purbalingga hari ini terasa lebih istimewa. Bukan hanya karena semang...